1.1 Definisi Kutipan
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.

1.2 Cara Menulis Kutipan Dengan Benar
Penulisan dan pencantuman kutipan dengan pola Harvard ditandai dengan menuliskan nama belakang pengarang, tahun terbit, dan halaman buku yang dikutip di awal atau di akhir kutipan. Data lengkap sumber yang dikutip itu dicantumkan pada daftar pustaka. Ada dua cara dalam mengutip, yakni langsung dan tidak langsung. Kutipan langsung adalah mengutip sesuai dengan sumber aslinya, artinya kalimat-kalimat tidak ada yang diubah. Disebut kutipan tidak langsung jika mengutip dengan cara meringkas kalimat dari sumber aslinya, namun tidak menghilangkan gagasan asli dari sumber tersebut.

1.3 jenis-jenis kutipan
A. Kutipan lansung

Contoh kutipan Langsung

Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar mereka itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983: 3).

B. Kutipan tidak lansung

Contoh kutipan Tidak Langsung

Seperti dikatakan oleh Gorys Keraf (1983:3) bahwa argumentasi pada dasarnya tulisan yang bertujuan mempengaruhi keyakinan pembaca agar yakin akan pendapat penulis bahkan mau melakukan apa yang dikatakan penulis.


Sumber: http://www.sentra-edukasi.com/2009/10/definisi-cara-menulis-kutipan.html


Contoh kutipan dari Mario Teguh
1. "Masa depan datang dalam potongan hari. Ingin tahu cara melihat masa depan? Lihat potongan masa depan yang paling dekat : Apa yang anda lakukan sekarang, dan apa yang anda rencanakan untuk esok"

2. "Ikhlaskan diri anda untuk meniru cara orang – orang yang sudah berhasil, lalu perhatikan apa yang terjadi".

3. "Lakukan pekerjaan yang membangun hidup anda, bukan pekerjaan yang menghabiskan hidup anda".

Read More......
Kamis, 25 Maret 2010 Posted in | | 0 Comments »

Tips Merawat Komputer Dengan Baik

Komputer sudah tidak mungkin terpisahkan lagi dari kehidupan kita sehari-hari. Pekerjaan kantor, tugas sekolah, hingga game terbaru, semuanya mampu dilahap perangkat canggih ini. Meskipun begitu, kadang-kadang ada saja masalah yang terjadi dengan komputer kita. Masalah yang terjadi pada komputer memang tidak bisa dihindari oleh siapapun. Ahli komputer sekalipun pasti pernah mengalami masalah pada komputernya.

Perawatan yang dilakukan secara teratur dapat menghindarkan komputer kita dari kerusakan komponen hardware, system crash, ataupun kehilangan data-data penting. Perawatan komputer secara berkala juga akan memperpanjang umur komputer kita. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika kita merawat komputer kita dengan baik. Jika ada menyayangi komputer anda, maka mari kita ikuti tips merawat komputer di bawah ini!

tips merawat komputer dengan baik:

  1. Bersihkan komponen komputer dari debu secara berkala.
  2. Bukalah casingkomputer anda! Namun sebelumnya, pastikan tidak ada benda cair dan magnet di dekatnya. Lihatlah, apakah perangkat didalamnya dipenuhi debu? Jika ya, langsung bersihkan debu tersebut dengan menggunakan kuas yang halus berukuran kecil/sedang. Pastikan bahwa RAM, video card, modem, sound card, TV tuner, fan, dan motherboardkomputer anda sudah bersih dari debu.

    Hindari peletakan
    komputer dari ruangan yang penuh dengan debu dan terkena sinar matahari secara langsung, karena bisa terjadi overheat. Letakkan komputer anda di tempat yang sejuk atau di ruangan ber-AC. Lalu jangan lupa untuk menutup monitor, keyboard, dan mousekomputer anda dengan cover agar terhindar dari debu.

  3. Kosongkan Recycle Bin secara rutin.
  4. Jika anda menghapus suatu file, maka file yang dihapus akan masuk ke Recycle Bin terlebih dahulu, agar suatu saat jika kita membutuhkan file ini, kita masih bisa mengambilnya lagi. Namun, file-file di Recycle Bin tetap mengambil space dari hard disk kita. Selain itu, terlalu banyak file di Recycle Bin akan membuat komputer kita menjadi lebih lambat. Nah, kita bisa mengosongkan isi Recycle Bin untuk membebaskan space yang terpakai. Untuk melakukannya, klik "Recycle Bin -> File -> Empty Recycle Bin". Kita juga bisa menghapus file tanpa memasukkan file tersebut ke Recycle Bin, caranya adalah dengan menekan tombol "Shift + Delete".

    Selain menggunakan
    Recycle Bin, kita juga bisa menggunakan fasilitas bawaan Windows yang bernama Disk Cleanup. Caranya, masuk ke "Start -> All Programs -> Acessories -> System Tools -> Disk Cleanup". Setelah itu, pilih drive yang ingin dibersihkan! Maka kita bisa melihat total memory yang bisa dibersihkan. Beri centang pada pilihan yang ingin di hapus, lalu klik "OK".

  5. Tutuplah program yang tidak terpakai.
  6. Semakin banyak program yang berjalan, maka kinerja komputer akan semakin lambat. Pada akhirnya, hal ini akan memperpendek umur komputer kita sendiri. Kita juga bisa mengecek kinerja komputer dengan menjalankan berbagai program yang berat, lalu jalankan Task Manager dan klik tab Performance, lalu lihat kinerja CPU Usage serta PF Usage. Semakin banyak program berat berjalan, maka nilai CPU Usage dan PF Usage akan semakin bertambah.

  7. Install program antivirus.
  8. Virus memang menjengkelkan, bahkan terkadang virus membuat kita harus meng-install ulang komputer. Hal ini tentu saja akan menyita banyak waktu dan bahkan dapat memperpendek umur hard disk kita. Untungnya, kebandelan virus dapat diatasi dengan program antivirus. Oleh karena itu, install-lah program antivirus di komputer anda dan update program tersebut dengan rutin untuk mencegah penyebaran virus terbaru.

  9. Gunakan stabilizer atau UPS.
  10. UPS berfungsi untuk memberikan kita sedikit waktu ketika listrik mati tiba-tiba. sehingga kita bisa sesegera mungkin menutup program yang sedang berjalan, menyimpan dokumen, dan mematikan komputer. Jika tidak ada UPS, pakailah stabilizer untuk menstabilkan naik turunnya listrik. Listrik yang tidak stabil dapat memperpendek umur komputer kita.

  11. Jalankan screensaver.
  12. Monitor CRT menggunakan fosfor untuk menampilkan gambarnya. Jika monitor CRT menampilkan gambar yang sama untuk beberapa saat, maka fosfor akan menyala terus-menerus. Hal ini dapat mengakibatkan masalah pada monitor, yaitu membuat gambar menjadi redup/kurang jelas. Oleh karena itu, nyalakan screensaver. Lain halnya jika monitor komputer kita adalah monitor jenis LCD, karena LED-nya sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver sudah tidak terlalu dibutuhkan lagi.

  13. Lakukan defragment.
  14. Fungsi defragment adalah untuk menyusun file kembali sehingga ketika melakukan proses read/write, beban kerja hard disk akan lebih ringan. Saat menjalankan fungsi ini, tidak boleh ada program yang berjalan, karena akan mengacaukan proses defragment, sekalipun itu hanya screensaver. Defragment juga tidak boleh dilakukan terlalu sering, karena ketika menyusun file, file tersebut dapat mengikis hard disk.

    sumber: http://www.belajar-sendiri.com/2010/01/tips-merawat-komputer-dengan-baik.html

Read More......
Posted in | | 0 Comments »

1. Paragraf Deduktif
A. Pengertian paragraf Deduktif
Paragraf Deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum.

B. Ciri-ciri paragraf deduktif

- jenis paragraf yang ide pokoknya ada di awal paragraf.

Contoh:
Pada tahun 2007 kualitas masyarakat Indonesia semakin rendah. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya angka pengangguran di Indonesia.Yang tahun sebelumnya hanya 30%, prosentase angka pengangguran dan tahun ini bertambah menjadi 40%. Angka kriminalitas di Indonesia juga semakin membeludak.Dan yang paling parah banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengikuti program pemerintah 9 tahun. Dilihat dari dua realita ini kita suda bisa mengukur SDM masyarakat Indonesia.

2.Paragraf Induktif

A. Pengertian Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus di atas.

B Ciri-ciri paragraf Induktif

- Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus.
- Kesimpulan terdapat di akhir paragraf
- Menemukan Kalimat Utama, Gagasan Utama, Kalimat Penjelas
Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir paragraf
- Gagasan Utama terdapat pada kalimat utama
- Kalimat penjelas terletak sebelum kalimat utama, yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus
- Kalimat penjelas merupakan kalimat yang mendukung gagasan utama


C. Jenis Paragraf Induktif :
1.Generalisasi
2.Analogi
3.Klasifikasi
4.Perbandingan
5.Sebab akibat


D. Contoh Paragraf Induktif
Setelah diadakan peninjauan ke Desa lingga, diketahui persentase penggunaan listrik di RW 01 desa tersebut sebanyak 90%. Rumah penduduk yang telah menggunakan listrik, di RW 02 sebanyak 95%, RW 03 sebanyak 100%, dan RW 04 sebanyak 75%. Boleh dikatakan, di Desa lingga 92% rumah penduduk sudah menggunakan listrik.

Read More......
Selasa, 09 Maret 2010 Posted in | | 0 Comments »